Penjelasan Tentang Kabel UTP
Halo apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Wah, akhirnya gue bisa ngeblog.
Jujur aja sih, dulu gue emang belom pernah. Eh emang belom pernah deh jhahahahaha.. #BeraniJujur #BloggerBaru bahahahahaha..
Oke, kita langsung ke TKP aja. jhahaha TKP udah kayak ada kasus aja;D
Maksud gue langsung aja simak;)
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Teknologi Informasi
dan Komunikasi - Bagi yang setiap hari bergelut dengan pekerjaan jaringan atau
yang baru saja belajar tentang jaringan tentu tidak lepas dari benda ini. Ya
dia adalah kabel UTP(Unshielded Twisted Pair). Ulasan ini tidak bersifat mutlak
dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan panduan teknis, modul pelatihan atau
bahan kuliah. Jika Anda merasa tidak familiar dan nyaman dengan istilah,
konversi bahasa dan apapun yang saya pakai di sini silakan konsultasikan dengan
praktisi atau profesional yang Anda kenal dan Anda anggap lebih mumpuni.
APA ITU KABEL UTP ?
Kabel UTP (Unshielded
Twisted Pair) adalah suatu kabel yang digunakan sebagai media penghubung antar
computer dan peralatan jaringan (hub atau switch). Kabel UTP merupakan salah satu
kabel yang paling popular saat yang di gunakan untuk membuat jaringan computer.
Dibandingkan dengan kabel lain kabel UTP merupakan kabel yang sering di pakai
untuk membuat jaringan computer.. Kabel ini berisi empat pasang (pair) kabel
yang tiap pair-nya dipilin (twisted) atau disusun spiral atau saling berlilitan
. Keempat pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel
tembaga tunggal yang berisolator . Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung
(unshilded) sehingga kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik.
CIRI KABEL UTP
- Kabel
UTP memiliki karakteristik sebagai berikut :
- Connector
yg dipakai pada ujung kabel (semua jenis/category) UTP adalah RJ45
- Terdiri
dari 4 pasang (pair) kabel yang dipilin (twisted).
- 1
pasang untuk Tx (mengirim informasi) yaitu pada pin nomor 1 (TX+) dan 2
(TX-).
- 1
pasang untuk Rx (menerima informasi) yaitu pada pin nomor 3 (RX+) dan 6
(RX-).
- 2
pasang tidak terpakai (Not Connected), yg dpt digunakan untuk mengirim daya
listrik (power over Ethernet) untuk mencatu perangkat yg ada di ujung
kabel UTP
JENIS KABEL UTP
Ada berbagai jenis standar kabel UTP yang digunakan secara luas
untuk audio dan komunikasi data. UTP dikelompokkan dengan istilah “Category”
dan oleh karena itu nama tipe UTP diawali dengan CAT (diambil dari kata
“Category“). Semakin tinggi kategori, semakin rapat lilitan kedelapan pasang
kabel yang ada dalam solator kabel UTP. Semakin rapat lilitan kabel ini,
berarti semakin tinggi bandwidth efektif dan kapasitas output yang dapat
dicapai. Semakin tinggi Kategori juga berarti Semakin jauh pula jangkauan sinyal
yang bisa disalurkan oleh kabel serta semakin kecil resiko hilangnya sinyal.
Jaringan kabel data, baik analog maupun digital, dapat
dianalogikan persis seperti jalur pipa PDAM sebagai jaringan penyalur air.
Logikanya semakin besar volume air yang akan disalurkan, semakin besar pipa
yang harus disediakan. Karena kita semua paham bahwa secara teori, pipa besar
dapat menyalurkan volume air yang besar pula.
Namun ada satu lagi pemahaman penting yang menarik untuk
dicermati. Dalam jaringan data, jika ada satu titik saja dalam sirkuit atau
network karena suatu hal menjadi lambat, maka biasanya keseluruhan sirkuit atau
network tersebut akan terpengaruh. Dalam contoh analogi saluran air, jika Anda
memiliki pipa berukuran 4″ yang menyalurkan air dari satu titik ke titik lain,
air akan mengalir dengan stabil dalam jarak yang jauh.
Namun jika air mengalir beberapa meter melalui pipa berukuran
4″, kemudian ada bagian kecil yang dipersempit menjadi berukuran 1″ maka
otomatis output air yang diterima oleh ujung yang lain dari pipa hanyalah
sebesar volume air yang dapat melewati pipa 1″, bahkan setelah selanjutnya
diperbesar kembali menjadi 4″. Dengan juga halnya dalam jaringan. Jika Anda
memiliki jaringan yang dirancang untuk mentransfer data dengan kecepatan
100Mbps namun Anda melakukan kesalahan kecil dengan memilih kabel yang tidak
tepat, memotong kabel dengan keliru, atau membuat konektor dengan kualitas
rendah maka keseluruhan jaringan akan menjadi lambat. Penurunan kecepatan ini
terkunci pada kecepatan titik terendah dari keseluruhan koneksi jaringan. Dalam
dunia hardware kondisi ini sering disebut sebagai bottle-neck.
Pertanyaannya bagaimana cara memilih kabel yang tepat? Silakan
cermati kategori Kabel UTP yang banyak beredar berikut ini.
CAT3
Kabel kategori 3 adalah kabel standar yang digunakan dalam
industri telekomunikasi. Selama beberapa tahun belakangan tipe kabel ini masih
digunakan secara luas di seluruh industri telekomunikasi. Kabel tipe ini bisa
membawa data dengan kecepatan lebih dari 10Mbps. Untuk kepentingan transfer
data dalam sirkuit audio atau transfer data kecepatan rendah biasanya cukup
digunakan tipe kabel CAT3.
Kategori kabel ini banyak diminati karena relatif murah dan
tersedia dalam berbagai pilihan dari segi jumlah isi inti kabel dalam 1 unit
kabel UTP. Ada beberapa pilihan kabel yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Ada
yang berisi 2-pasang, 4-pasang, 6-pasang, 16-pasang, 25-pasang bahkan lebih.
Konduktor dalam kabel ini terdiri dari beberapa kawat yang dililit berpasangan
dengan isolator kabel yang dilengkapi dengan kode warna. Kode warna dari
pasangan kabel yang ada pada CAT3 dimulai dengan “putih/biru” sebagai pasangan
pertama dan dilanjutkan dengan urutan kode warna grafik sesuai jumlah pasangan
kabel.
CAT5
Kabel kategori 5 dipilih menjadi standar kabel UTP semenjak
pertama kali kabel UTP populer dan digunakan untuk aplikasi komunikasi
jaringan/data. Kabel CAT5 biasanya terdiri dari empat pasang kabel. Kabel ini
diperuntukkan bagi aplikasi data hingga 100MHz. Tapi, meski kabel data UTP
umumnya dinamakan “kabel CAT5″, Jangan keliru antara CAT5 dengan CAT5E. Kabel
CAT5 sangat identik dengan kabel CAT5E kecuali bahwa kabel CAT5E memiliki
standar keseragaman dan kerapatan lilitan pasangan kabel yang lebih tinggi.
CAT5E
Kabel Kategori 5E adalah standar industri baru untuk instalasi
kabel data UTP. Kabel ini biasanya juga terdiri dari empat pasang kabel. Rating
bandwidth kabel CAT5E adalah 100Mbps, namun bandwith maksimalnya bisa mencapai
1000Mbps jika diinstall dengan standar kualitas yang ketat. Saat ini CAT5E
adalah standar baru untuk semua konstruksi kabel UTP. Oleh karenanya saat ini
kabel CAT5E sudah tersedia secara luas dengan kualitas yang lebih tinggi
daripada CAT5 dengan harga dasar yang hampir sama seperti CAT5. Bahkan beberapa
perusahaan sudah menghentikan penggunaan kabel CAT5 dalam instalasi jaringan
mereka.
CAT6
Kabel kategori 6 adalah standar kabel UTP dengan sertifikasi resmi paling tinggi. Kabel ini identik dengan CAT5E namun telah memenuhi standar yang lebih ketat bukan hanya soal kerapatan lilitan tiap pasang kabel namun juga termasuk tingkat penyaluran data, isolator kabel dan pelindung tiap pasang kabel. Dengan lilitan semakin rapat, ditambah semakin baik isolator dan pemisahan tiap pasang kabel maka semakin rendah noise atau berkurangnya sinyal sehingga CAT6 mampu menyalurkan data dengan bandwidth tertinggi di kelasnya. Kabel CAT6 biasanya juga terdiri dari empat pasang kabel tembaga. Jika Anda melakukan instalasi jaringan 1000Mbps atau Gigabit LAN, tak ada pilihan lain, kabel UTP tipe inilah yang harus digunakan.
Fungsi-Fungsi Masing-Masing Kabel
- Orange
: Berfungsi
sebagai media penghantar paket data
- Putih
Orange : Berfungsi
sebagai media penghantar paket data
- Hijau
: Berfungsi
sebagai media penghantar paket data
- Putih
Hijau : Berfungsi
sebagai media penghantar paket data
- Biru
: Berfungsi
sebagai media penghantar paket suara
- Putih
Biru : Berfungsi
sebagai media penghantar paket suara
- Coklat
: Berfungsi
sebagai menghantar tagangan DC
- Putih
Coklat : Berfungsi
sebagai menghantar tagangan DC
Tipe-tipe Kabel UTP ?
Straught : Jenis kabel ini menggunakan standar yang sama antara ujung
satu dengan ujung yang satunya lagi.
Putih-HijauHijauPutih-OrangeBiruPutih-BiruOrangePutih-CoklatCoklat
Cross : Penyusun kabel cross over (Silang)
berbeda dengan kabel straight. Trought (lurus). Jika pada ujung satu
menggunakan standar EIA/TIA 568A, maka pada ujung kedua harus
menggunakan standar EIA/TIA 568B.
Plenum Rated Cable
Plenum rating adalah nilai yang diberikan pada kabel dengan
lapisan khusus yang jika terbakar akan menghasilkan bahan berbahaya di udara
lebih sedikit. Hal ini dimaksudkan pada kondisi buruk saat terjadi kebakaran.
Tipe kabel ini biasanya lebih mahal daripada kabel standar “riser”. Oleh karena
itu, sebelum memulai instalasi kabel, ada baiknya Anda memeriksa kondisi
bangunan untuk menentukan apakah kabel Plenum Rated Cable harus digunakan.
Gambar di samping ini merupakan salah satu contoh kabel dengan Plenum Rating.
Jenis
ujung kabel UTP ada dua Yaitu :
- putih
orange : T568B
- putih
hijau :
T568A
Terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat gan...